#thought 13

Dear Beloved,

you care about me more than I think of you. I'm a fool for not noticing that before. You sent illness to clean me up, to remind me that you are there, to remind me how you miss me.

Dear Beloved,

I can't express how I feel toward you, since you are the feeling itself, you are everything, and I am lost inside of your greatness, inside of your sympathy, inside of your blessing. You are the source, you are the beginning and you stand tall even before everything or anything. Without my love you are no less, but without yours I am forsaken. I am nothing.

Dear Beloved,

this nothingness inside of me is you.

#thought 12

Leave the ugliness. Be beautiful. Be in love. Smile.


Because BismillahirRahmanirRahim is not just a mere phrase.

We were created to be beatiful. With love.

By the Utmost Love.

#thought 11

Bagaimana mungkin untukku melanggar syariat, semasa pulangnya ke dalam tareqat, sebelum sampai ke tahap hakikat?


Bagaimana mungkin seseorang wali berijtihad sendiri, sedang syariat telah termaktub daripada Nabi, atau sekadar faham-faham sendiri?

Bagaimana mungkin seorang hamba tidak solat, sedangkan syariat telah terpahat, lakuan apa harus dibuat? Cukup sekadar lafaz niat? Menyombong kepada Zat?

Lantas bumi mana yang dipijak? Udara mana yang dihirup? Nikmat siapa yang dilahap?

Sedangkan Muhammad tiada pernah tidak perbuat, siapa kita untuk tidak solat?

Hanya Al-Quran yang layak mencabar manusia.

"Dzalikal kitabu laa roibafiih, hudallil muttaqiin..."

#thought 10

"Seluruh tubuh membungkus roh, seperti air di dalam span (sponge), kecuali kuku dan rambut (bulu)."


"Kenapa kuku dan rambut tak ada roh?"

"Pernah gunting rambut kemudian terjerit-jerit sakit sebab kena kerat rambut?"

Text

Kesemua hasil tulisan di dalam blog ini sama ada yang terlahir dari untaian kata penulis sendiri mahupun yang terambil dari konteks sumber lain hanyalah sisipan kecil duniawi yang sementara. Sekadar suatu bentuk luahan mahupun ingatan buat diri penulis mahupun yang membaca.
Dikuasakan oleh Blogger.

Copyright © / AbidNanBeruzlah

Template by : Urang-kurai / powered by :blogger